Peluang serta cara budidaya ikan patin yang menjanjikan

Peluang serta cara budidaya ikan patin yang menjanjikan

img by @mypangandaran.com

Peluang serta cara budidaya ikan patin yang menjanjikan – Bicara soal ikan ada salah satu jenis ikan yang belakangan ini mulai populer dikalangan masyarakat yaitu ikan patin, jenis ikan ini banyak dikonsumsi karena rasa dagingnya gurih dan lezat sehingga bisa menjadi salah satu menu masakan untuk keluarga, saya sendiri termasuk suka dengan masakan dari ikan patin. Dari situlah ada peluang yang bisa dilakukan untuk membudidayakan ikan patin sebab permintaan pasar akan ikan patin terus melonjak yang tidak disertai pasokan yang memadai, baca juga artikel tentang cara budidaya belut dalam drum. Untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara budidaya ikan patin yang mungkin bisa berguna bagi kalian yang ingin memulai usaha ternak ikan patin.

Dalam cara budidaya ikan patin kalian harus mempersiapkan hal-hal yang diperlukan, seperti kolam untuk pembudidayaannya, bibit ikan patin dan yang lainnya, untuk bibitnya sendiri kalian bisa membelinya dari para penjual bibit ikan patin atau bila kalian menginginkan bibit ikan patin yang berkualitas bisa menyediakannya sendiri dengan cara membeli indukan ikan patin, bila kalian membeli indukannya sebaiknya pilihlah yang sudah siap dipijah supaya tidak terlalu lama menunggu, kriteria indukan yang sudah siap dipijah antara lain :

Peluang serta cara budidaya ikan patin yang menjanjikan

  • Untuk indukan yang betina paling tidak umurya harus 3 tahun dan yang jantan paling tidak berumur 2 tahun.
  • Pilihlah indukan betina yang beratnya sekitar 2 kg atau lebih.
  • Pilihlah indukan betina yang perutnya terlihat membesar lurus kearah anus.
  • Pilihlah indukan yang kulit perutnya lembek serta tipis.
  • Pada saat diraba perut indukan yang betina terasa empuk dan halus.
  • Saat indukan jantan perutnya diurut akan mengeluarkan sperma berwarna putih sedangkan yang betina akan mengeluarkan butiran telur.

Agar telur-telur dalam perut indukan betina bisa keluar dan dibuahi oleh sang jantan bisa diberikan obat perangsang seperti kelenjar hipofise yang bisa didapatkan dari bagian otak ikan mas, setelah didapatkan kemudian dimasukkan dalam wadah dan ditumbuk dan dicampurkan dengan aquades yang bisa didapatkan diapotek, bila sudah tercampur lalu suntikkan pada punggung indukan betina. Setelah 4 hari biasanya telur tersebut akan menetas dan kalian bisa melakukan proses perawatan bibit tersebut.

Bibit ikan yang baru berusia 1 hari bisa dipindahkan dalam wadah atau aquarium yang tidak harus besar, dalam wadah tersebut bisa diisi dengan bibit ikan sekitar 500 ekor dan pada saat itu kalian tidak perlu memberinya makan karena bibit ikan tersebut masih memiliki sisa makanan dari kuning telur yang menempel sehabis menetas, setelah selang waktu 3 hari barulah kalian bisa memberinya makan dengan emulsi kuning telur secukupnya, setelah bibit ikan tersebut dirasa sudah membesar pakannya bisa diganti dengan kutu air atau jentik nyamuk sampai umurnya sudah cukup untuk dipindah dalam kolam pembesaran.

Untuk proses pembesarannya sendiri kalian harus mempersiapkan kolam yang ukurannya bisa kalian tentukan sendiri, sebelum kolam diisi air kalian harus melakukan pemupukan pada kolam tersebut, setelah pemupukan selesai dan diisi air bisa dilakukan penyebaran benih lalu kalian harus merawatnya baik itu secara rutin memberinya pakan atau selalu menjaga kebersihan air kolam, pemberian pakan untuk ikan tersebut bisa disesuaikan dengan siring pertumbuhan ikan, untuk pakannya sendiri bisa dikasih pelet serta pakan alami yang diberikan secara konsisten 2 kali sehari. Setelah bobot ikan patin sudah siap untuk dipanen atau sesuai dengan bobot yang kalian inginkan bisa langsung memanennya untuk kemudian dijual.

Demikianlah informasi tentang cara budidaya ikan patin, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dari saya dan saya ucapkan terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *