Mengenal Jenis Ikan Lele Yang Baik Untuk di Budidaya

Mengenal Jenis Ikan Lele Yang Baik Untuk di Bududaya

img by @produknaturalnusantara.com

Mengenal Jenis Ikan Lele Yang Baik Untuk di Budidaya – Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang banyak tersebar di perairan Asia dan Afrika, ikan lele sendiri mempunyai banyak jenis yang dari semua jenis tersebut tidak semua cocok untuk dibudidaya bahkan dikonsumsi. Ikan lele yang banyak dibudidayakan merupakan jenis ikan lele yang memiliki sifat unggul seperti proses pertumbuhannya cepat dan juga tahan terhadap berbagai penyakit. Di Indonesia sendiri ikan lele biasanya hidup diperairan air tawar atau air perayu, ikan lele memiliki sifat aktif bergerak dimalam hari. Lele juga sering dijumpai di perairan luar seperti sungai, rawa, danau dan yang lainnya. Lele sendiri menyukai tempat yang teduh dan biasanya sering membuat lubang pada tanah untuk bersembunyi.

Ikan lele merupakan salah satu ikan yang banyak dibudidaya di Indonesia, setidaknya ada dua spesies ikan lele yang biasa dibudidayakan oleh masyarakat yaitu spesies Claris Batrachus dan Clarias Gariepinus, dari kedua spesies tersebut ada beberapa jenis ikan lele yang bisa dikatakan unggulan diantaranya Lele Lokal, Lele Dumbo, Lele Sangkuriang, Lele Phyton, dari beberapa jenis tersebut ada kukurangan dan kelebihan masing-masing, untuk tahu tentang kekurangan ataupun kelebihannya bisa dilihat pada penjelasan berikut ini.

Mengenal Jenis Ikan Lele Yang Baik Untuk di Budidaya

Ikan Lele Lokal

Ikan lele lokal merupakan jenis ikan lele yang dulunya banyak dibudidaya oleh masyarakat sebelum kehadiran lele Dumbo, namun sekarang semakin jarang masyarakat yang membudidayakan lele ini karena banyak yang beranggapan kurang menguntungkan. Di Indonesia sendiri terdapat 3 jenis lele lokal yaitu lele hitam, lele putih atau lele belang putih dan lele merah, dari ketiga jenis tersebut lele hitamlah yang paling banyak dibudidayakan untuk konsumsi, sedangkan yang lainnya kebanyakan dibudidayakan sebagai ikan hias. Perlu diketahui bahwa lele lokal memiliki pathil yang beracun apabila menyengat mangsanya bisa menimbulkan kematian dan apabila menyengat manusia akan berakibat bengkak dan bahkan bisa mengakibatkan demam.

Ikan Lele Dumbo

Ikan lele ini menjadi lele favorit bagi para pembudidaya ikan lele setelah kedatangannya, sebelumnya para masyarakat yang banyak membudidaya ikan lele lokal mulai beralih ke lele dembo karena dinilai pertumbuhannya yang cepat dan badannya yang bisa jauh lebih besar dari pada lele lokal, perbandingan antara lele dumbo umur 2 bulan besar badannya dua kali lipat lele lokal yang berumur 1 tahun.

Untuk membedakan antara lele dumbo dengan lele lokal bisa dari warna kulitnya yang lebih hitam kehijauan, lele dumbo juga memiliki pathil seperti lele lokal yang bisa mengeluarkan racun. Secara umum lele dumbo bisa tumbuh lebih cepat dan juga tahan terhadap berbagai penyakit dibandingkan dengan lele lokal, namun untuk rasanya sendiri daging lele dumbo lebih lembek.

Ikan Lele Sangkuriang

Ikan lele ini mulai diperkenalkan tahun 2004 setelah melalui penelitian sejak tahun 2002 oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPAT) Sukabumi, ikan ini dihasilkan dari indukan betina lele dumbo generasi yang ke dua. Lele sangkuriang memiliki sifat-sifat unggulan seperti kemampuan bertelur 40.000 hingga 60.000 butir setiap kali pemijahan, hasil ini jauh berbeda dari pada lele lokal yang bertelur antara 1.000 hingga 4.000 butir, lele ini juga tahan terhadap penyakit namun kelemahan dari lele ini adalah peternak belum bisa membenihkan sendiri lele sangkuriang dari induknya, apabila dibenihkan nantinya kualitas ikan itu akan menurun jadi harus dilakukan persilangan balik untuk pembenihannya.

Ikan Lele Phyton

Ikan lele ini ditemukan oleh peternak ikan lele di Kabupaten Pandeglang Banten tahun 2004, ikan lele ini memiliki ketahanan terhadap cuaca yang dingin dan juga tingkat kelangsungan hidupnya sebesar 90%, lalu FCRnya mencapai 1 yang artinya 1 kilogram pakan yang diberikan akan menghasilkan daging 1 kilogram yang dihitung dari benih ditebar sampai panen dengan jangka waktu 50 hari. Lele ini bisa menjadi solusi bagi para pembudidaya yang ingin membudidayakan ikan ini namun terkendala oleh cuaca karena lele ini bisa hidup di cuaca dingin yang bersuhu 17 derajat celcius.

Demikianlah ulasan tentang jenis ikan lele yang baik untuk dibudidayakan, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian yang sedang ingin memulai usaha budidaya ikan lele, sekian dan terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *