Mengenal berbagai jenis itik yang populer di Indonesia

Mengenal berbagai jenis itik yang populer di Indonesia

img by @hkti.org

Mengenal berbagai jenis itik yang populer di Indonesia – Itik atau bebek merupakan unggas yang banyak diternak oleh masyarakat Indonesia, kebanyakan mereka menernak itik untuk diambil telurnya namun tak jarang juga permintaan akan daging itik untuk dikonsumsi semakin banyak karena dagingnya yang gurih saat dijadikan bebek goreng. Untuk telurnya sendiri biasanya dijadikan telur asin atau didaerah saya disebut telur amal, rasanya pun tak jauh berbeda yaitu gurih karena sudah direndam dalam balutan garam. Itik sendiri sebenarnya terdapat┬ábeberapa jenis yang memiliki ciri masing-masing, mungkin kalian belum tahu akan hal ini dan menganggap itik yang pernah kalian lihat itu jenisnya sama, namun belum tentu juga lho untuk itu pada kesempatan kali ini saya kan memberikan informasi tentang berbagai jenis itik.

Perlu kalian ketahui juga bahwa berbagai jenis itik ini juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia, itik tersebut juga memiliki ciri masing-masing sehingga bisa dikatakan memiliki ciri khas tersendiri disetiap daerah, mau tahu tentang jenis-jenis itik tersebut?? simaklah dibawah ini.

Mengenal berbagai jenis itik yang populer di Indonesia

Jenis itik tegal

Seperti namanya saja pasti itik ini berasal dari daerah Tegal, ciri yang dimiliki oleh itik ini adalah bentuk badannya mirip botol, langsing, tegap, tingginya mencapai 50 m, lehernya membulat panjang, warna bulunya kecoklatan dengan istilah jarakan, bertotol hitam dan putih bercampur coklat atau juga disebut branjangan, selain itu ada juga warnanya yang putih, kuning dan abu-abu. Itik jenis ini dapat memproduksi telurnya di usia 22 sampai 24 minggu namun diusia tersebut belum produktif karena usia produktifnya antara umur 1 hingga 2 tahun  dengan produksi telur sebanyak 250 butir telur per tahun untuk itik yang berwarna branjangan, untuk yang berwarna coklat sekitar 200 butir pertahunnya, sedangkan yang berwarna putih sekitar 150 butir per tahunnya.

Jenis Itik mojosari

Itik ini juga dikenal juga dengan itik Mojokerto karena itik ini mulai diternak di daerah Modopuro, Mojosari, daerah Mojokerto Jawa timur, jenis ini cepat sekali populer dikalangan masyarakat karena bila diolah rasa dagingnya enak dan empuk dari jenis bebek yang lain sebab ukuran tubuhnya yang lebih ramping, selain itu telur yang dihasilkan juga lebih besar. Ciri dari jenis ini hampir sama dengan itik tegal namun ukuran tubuhnya lebih kecil, warna bulunya lebih kemerahan, dengan corak warna coklat, hitam dan putih. Itik ini bisa mulai bertelur pada usia 6 samapi 7 bulan dengan produksi telur sebanyak 200 butir telur pertahunnya, namun bila perawatannya lebih efektif maka bisa menghasilkan telur sebanyak 265 butir pertahunnya.

Jenis itik bali

Jenis ini banyak dibudidayakan di Bali dan Lombok, keunggulan dari itik ini ialah daya tubuhnya yang bagus sehingga bisa diternak diberbagai suhu yang berbeda, untuk cirinya sendiri hampir sama dengan bebek kebanyakan namun badannya terlihat lebih lebar dan lehernya lebih pendek. Jenis ini muali memproduksi telur di usia 23 hingga 24 minggu dengan produksi telur mencapai 153 butir telur pertahunnya dengan warna bulu sumi, untuk itik bali yang berbulu sumbian dapat menghasilkan telur sebanyak 145 butir pertahunnya, sedangkan untuk itik yang berbulu sikep mampu menghasilkan 100 butir telur pertahunnya.

Jenis itik alabio

Jenis ini merupakan salah satu yang terkenal di Indonesia dan berasal dari Kalimantan, jenis ini merupakan hasil persilangan antara bebek lokal Kalimantan dengan bebek peking. Ciri dari jenis ini memiliki kepala yang mengecil dan paruhnya berwarna kuning, sedangkan warna bulunya biasanya kuning bercampur abu-abu dan ujung dada, sayap dan kepala ada sembur warna hitam itu untuk yang betina, sedangkan yang jantan memiliki warna hitam abu-abu dan dibagian ekor terdapat bulu yang melengkung keluar. Itik ini selain menghasilkan daging juga menghasilkan telur yang lumayan yaitu sekitar 130 butir per tahunnya bila diumbar namun bila dikandangkan dengan dirawat secara intensif bisa menghasilkan 200 sampai 250 butir per tahunnya.

Jenis itik rambon

Jenis ini merupakan jenis baru yang berasal dari Cirebon atau Karawang, itik ini merupakan hasil silangan dari itik cirebon dan itik alabio yang kemudian menghasilkan varian itik baru yang dagingnya lebih enak, serta produksi akan telurnya meningkat. Ciri dari itik ini adalah warna bulunya yang cenderung coklat mengkilat dan paruhnya berwarna agak kehitaman, badannya tinggi ramping seperti botol dengan leher agak panjang. Itik ini memiliki birahi kawin yang tinggi sehingga cepat kawin, untuk produksi telurnya sendiri biasanya tidak mencapai 70% dan bahkan kebanyakan mencapai 80% dengan warna telurnya yang hijau setengah biru.

Demikianlah informasi tentang berbagai jenis itik, semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dari saya dan terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *