Langkah untuk budidaya ikan guppy secara ampuh

Langkah untuk budidaya ikan guppy secara ampuh

img by @aquariumhias.blogspot.com

Langkah untuk budidaya ikan guppy secara ampuh – Dalam perkembangan ikan hias sekarang ini terdapat berbagai macam ikan hias yang bisa dijadikan usaha yang menggiurkan, salah satu usaha yang menjanjikan saat ini ialah budidaya ikan guppy, bila dilihat secara sekilas mungkin usaha ini banyak yang memandangnya hanya sebelah mata saja padahal bila ditekuni dengan baik usaha ini bisa menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Setelah beberapa waktu lalu saya memberikan informasi tentang berbagai jenis ikan hias lalu pada kesempatan kali ini saya juga akan memberikan informasi seputar ikan guppy namun informasi yang akan saya berika ini lebih spesifik kepada cara pembudidayaannya.

Secara harfiahnya ikan guppy merupakan jenis ikan hias yang mudah untuk berkembang biak, habitat asli dari ikan ini biasanya di sungai atau danau namun ikan ini juga bisa hidup di air payau yang kandungan garamnya tinggi. Dari segi bentuk ikan guppy memiliki berbagai bentuk dengan warna yang bervariasi dan yang paling menonjol dari ikan ini ialah ekornya yang biasanya lebih lebar dari ukuran tubuhnya dengan bentuk seperti kipas. Bila memang kalian tertarik dengan usaha budidaya ini saya rasa bisa kalian coba karena untuk memulainya sebenarnya tidak membutuhkan infrastruktur yang mahal cukup dengan peralatan yang sederhana saja kalian sudah bisa membuat usaha budidaya ikan guppy. Bila kalian serius ingin mencobanya bisa melihat cara untuk melakukan budidaya dibawah ini.

Langkah untuk budidaya ikan guppy secara ampuh

Menyiapkan peralatan dan tempat untuk budidaya

Hal yang harus kalian persiapkan sebelum memulai usaha ini ialah wadah atau tempat untuk budidaya, aerator, tanaman air. Wadah yang digunakan untuk budidaya ini bisa menggunakan aquarium atau kolam yang terbuat dari semen, setidaknya kalian membutuhkan 5 wadah untuk proses budidaya ini yaitu 2 wadah untuk pemisahan idukannya, 1 wadah untuk pemijahan, 1 wadah untuk penetasan telur, dan 1 wadah untuk pembibitan. Untuk ukuran wadah yang dipersiapkan hendaknya disesuaikan dengan jumlah ikan guppy yang akan ditampung.

Proses memilih indukan guppy

Setelah kalian menyiapkan tempat untuk pembudidayaan sekarang saatnya kalian melakukan pencarian indukan yang akan digunakan sebagai induk dalam budidaya ini, namun sebelumnya kalian harus mampu membedakan antara guppy jantan dan betina, untuk membedakannya sebenarnya tidaklah terlalu sulit karena kalian bisa membedakannya dengan melihat bentuk fisik dari ikan guppy, untuk guppy betina biasanya memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat dengan warna kulit yang kusam dan juga tidak memiliki sirip yang menjumbai, sedangkan yang jantan sebaliknya dari yang betina yaitu memiliki warna kulit yang kontras serta bercahaya, tubuhnya terlihat lebih langsing dan siripnya juga terlihat menjumbai. Dalam memilih indukan yang akan digunakan sebaiknya kalian memilih yang sudah berumur setidaknya  4 bulan karena diumur itu ikan guppy sudah siap untuk dipijah, untuk warna yang akan dihasilkan biasanya ditentukan oleh faktor genetika.

Memisahkan indukan jantan dan betina

Sebelum proses pemijahan sebaiknya indukan jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu, hal ini bertujuan untuk mendapatkan sperma yang unggul, namun dalam pemisahan ini kalian harus memberinya makan dengan makanan yang bermutu tinggi supaya sperma yang dihasilkan untuk pembuahan banyak.

Proses pemijahan ikan guppy

Dalam proses pemijahan ini berlangsung sebaiknya kalian mempersiapkan wadahnya terlebih dahulu dengan mengisinya dengan air lalu diendapkan sekurangnya 24 jam, kedalaman airnya paling tidak 25 cm. Dalam pemijahan ini kalian bisa menempatkan indukan jantan dan betina dengan komposisi 1 banding 5, namun jika kalian ragu apakah indukan betina bisa dibuahi semuanya bisa mengubah komposisinya menjadi 1 banding 2, dalam wadah tersebut kalian bisa menempatkan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat mereka bercumbu nantinya, selanjutnya kalian bisa memasukkan indukannya dalam wadah namun antara indukan jantan dan betina tidak boleh secara bersamaan dicampurkan melainkan pada pagi hari kalian bisa memasukkan indukan betina llau pada sore harinya kalian bisa memasukkan indukan jantannya, proses pemijahan ini berlangsung selama 4 sampai 7 hari, jika sudah segeralah memisahkannya kedalam wadah penetasan.

Proses penetasan benih setelah hasil pemijahan

Dalam proses penetasan ini sebaiknya kalian mengisi bak penetasan dengan air yang bersih lalu bisa menggantinya setiap 1 sampai 3 hari, dalam proses pemijahan sampai kelahiran biasanya membutuhkan waktu tak kurang dari 3 sampai 4 minggu, ciri yang dapat dilihat apakah guppy betina itu hamil dapat dilihat setelah 2 minggu dari proses pemijahan, tanda sang betina hamil yaitu terdapat tanda bercak kelahiran dan perut sedikit membesar, jika tidak terlihat tanda tersebut bisa kalian lakukan ulang proses pemijahan tadi. Ikan guppy bisa mengeluarkan telur antara 3000 sampai 10000 telur namun tidak semuanya bisa menentas, lalu apabila sudah terlihat menetas bisa dipindahkan pada wadah pendederan benih.

Proses untuk pendederan benih

Benih ikan gupy yang baru menetas bisa dipindahkan ke wadah pendederan, sebaiknya tempatkan wadah pendederan yang terkena sinar matahari agar proses pembentukan warnanya sempurna, dalam wadah tersebut bisa ditambahkan tanaman seperti hydrilla atau enceng gondok sebagai tempat berlindung, air dalam wadah tersebut bisa diganti setiap 3 hari sekali untuk menjaga kebersihan air. Untuk pemberian makanannya sendiri benih guppy yang baru menetas tidak perlu diberikan makanan selama 3 sampai 5 hari karena masih terdapat sisa makanan yang menempel pada perutnya, setelah itu benih ikan bisa diberikan makanan berupa artemia ikan atau kutu air yang telah disaring sebelum diberikan lalu setelah lebih dari 20 hari bisa diberikan makanan berupa rebusan kuning telur dan cacing sutra.

Proses pemeliharaan dalam aquarium

Setelah lebih dari 20 hari ikan guppy bisa dibedakan antara yang jantan dan yang betina namun sebagai ikan hias yang akan dijual biasanya yang paling menentukan jumlah keuntungan yang didapat itu dari berapa jumlah ikan guppy jantan yang didapat karena ikan guppy jantan lebih menarik untu dipelihara sebagai ikan hias karena memiliki sirip lebar dan warnanya yang menawan. Setelah itu kalian bisa menawarkan ikan guppy hasil budidaya kalian kepada teman-teman kalian atau mempromosikannya ke media online atau yang lainnya.

Demikianlah informasi tentang budidaya ikan guppy, mungkin informasi ini sedikit panjang dan merumitkan sebab sayapun agak kelelahan dalam proses pengetikan ini namun saya sangat berharap informasi ini bisa berguna untuk membantu kalian dalam upaya untuk memulai usaha ikan guppy, sekian dari saya dan terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *