Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci Dengan Mudah

Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci Dengan Mudah

img by @tabosrabbit.blogspot.com

Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci Dengan Mudah – Scabies atau kudis atau gudik merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok para peternak hewan, salah satunya kelinci. Penyakit ini dapat menyerang kelinci baik itu anakan maupun yang dewasa, biasanya penyakit ini akan timbul karena beberapa sebab seperti kebersihan kandang yang kurang terjaga, pakan komboran yang terlalu basah, tertular dari kelinci lain. Gejala yang timbul dari penyakit kudis ini adalah munculnya bintik kecil kasar pada bagian tubuh kelinci seperti kaki, kuku, hidung, telinga, mata yang lama kelamaan akan membesar ke seluruh bagian tubuh.

Awalnya kelinci yang terkena penyakit kudis akan merasa gatal dan menggaruk-garuk bagian tubuh yang terserang, lalu kelinci tersebut lama kelamaan akan semakin kurus karena nafsu makannya akan berkurang dan yang paling fatal adalah menimbulkan kematian pada kelinci. Pada awalnya saya juga mengalami hal serupa pada kelinci yang saya pelihara dan tentunya saya juga agak kebingungan dengan bintik kecil pada telinga yang semakin hari semakin meremen, lalu setelah saya mencoba bertemu dengan peternak kelinci lain yang sudah senior disarankan untuk memberikan obat WORMECTIN pada kelinci yang terserang scabies dengan cara injeksi atau menyuntikkannya dibawah kulit kelinci.

Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci Dengan Mudah

img by @abylzarabbit.blogspot.com

Setelah mendengar saran tersebut lalu saya coba mencari obat tersebut pada toko pakan ternak dan ternyata disana menjualnya, disana saya membeli wormectin untuk pertama kalinya yang berukuran 2 ml beserta alat suntiknya lalu setelah itu saya coba suntikkan pada kelinci yang terserang penyakit tersebut, selang beberapa hari saya justru dibuat bingung karena bukannya hilang tapi penyakit tersebut malah semakin parah dengan menjalar ke hidung ann telinga namun kebingungan itu sedikit mereda setelah saya diberitahu lagi bahwa efek dari penyuntikan itu terkadang seperti itu, ibaratnya penyakit tersebut akan keluar semua dan ternyata memang benar setelah beberapa hari gudik tersebut mulai rontok dan kelinci saya pun kembali bersih dari gudik yang saat itu sudah menyerang dibeberapa area tubuh seperti kuku, telinga dan hidung.

Dari situlah kecemasan saya akan penyakit kudis yang sering menyerang kelinci agak sedikit reda dan sampai saat ini saya masih menggunakannya untuk mengobati kelinci saya yang terserang kudis. Sebenarnya obat ini tidak hanya digunakan untuk kelinci saja karena ada beberapa hewan yang penyakitnya juga bisa diobati dengan obat ini. Berikut inilah ada keterangan dari penggunaan wormectin.
INDIKASI :
*Mengobati penyakit yang disebabkan oleh parasit luar, kutu,caplak,tungau, dan insekta lainnya
*Mengobati penyakit cacing
PERHATIAN :
Jangan diberikan pada anjing ras Collie
Hentikan pemakaian obat 28 hari sblm ternak di potong untuk kocumsi
ATURAN PAKAI :
Obat disuntik dibawah kulit (subkutan)
*Sapi 1 ml setiap 50 kg berat badan perhari
*Babi 1 ml stiap 33 kg berat badan perhari
*Domba 0,5 ml tiap 25 kg berat badan
*Anjing,Kucing 0,02 ml tiap kg berat badan

Cara penyuntikan pada kelinci

  1. Siapkan wormectin yang bisa dibeli ditoko hewan atau pakan ternak beserta alat suntiknya.
  2. Buka dan ambillah cairan obatnya menggunakan alat suntik dengan aturan pakai seperti diatas.
  3. Suntikkan pada bagian kulit yang berada ditengkuknya.
  4. Setelah disuntik lalu tunggu beberapa hari sampai obat tersebut bekerja dan kudisnya rontok.
  5. Untuk kelinci yang sudah parah biasanya saya suntikkan sebanyak 3 kali dengan selang 4 – 6 hari, namun ada juga yang menyuntikannya sebanyak 3 kali selama 3 hari berturut-turut.
  6. Untuk yang masih gejala atau bintik kasarnya masih kecil saya biasanya cukup menyuntikkannya sekali saja.

Nah demikianlah informasi tentang Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci Dengan Mudah, semoga informasi ini dapat berguna dan bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *